Huru-Hara Liburan....

setelah Final mata kuliah ini, tampaknya finalku yang tersisa tinggal satu lagi. itupun cuma di beri tugas sebagai pengganti final tersebut. hmmm...!!! Hari yang di tunggu-tunggu oleh setiap pelajar....
Libur panjang...!!!

Dengar-dengar dari mahasiswa lain serta dari pengalaman tahun lalu, biasanya libur semester genap ini kurang lebih tiga bulan...!! wah... waktu yang lama...pastinya..!!!
diantara teman-temanku, tentunya banyak yang senang dengan libur ini, ada juga yang biasa-biasa saja bahkan ada yang bersedih dengan keadaan seperti ini.

Yang bahagia, yah... Mereka yang berasal dari pelosok kampung yang sangat jauh dari makassar ini. setidaknya mereka bisa kembali ke asalnya masing-masing untuk menikmati sejuknya di kampung mereka. yang perasaannya biasa-biasa saja, yah.. mereka yang setiap minggunya cuma sehari atau dua hari saja ke kampus. dan Yang bersedih dengan libur seperti ini, yah... tentunya mereka yang menetap di Makassar ini. hahaha... karena tak tau apa yang akan di buat dengan libur sepanjang ini.

Aku....???
yahh... kalau aku tak termasuk dari yang ketiganya. karena di hari libur seperti ini. kadang aku sangat bahagia kadang juga biasa-biasa saja bahkan kadang bersedih dengan libur yang seperti ini.

Bahagia, karena terlepas dari tugas-tugas yang menyita waktu luangku ketika kuliah. karena bisa kembali bermalas-malasan di tempat tidur seharian penuh serta karena bisa tiap hari berkumpul di warkop bareng teman-teman hingga pemilik warung kopi menyuruh kami pulang.

Bahagia Dengan Cara Sendiri

Bahagia....!!!
Tak selamanya membuat mulut tersenyum, tak selamanya hati berbunga bahkan tak selamanya dengan ucapan "YES"....!!!!

Yahh.... begitulah, sebagian orang yang berperasaan sempit mengartikan bahagia itu...!!!
padahal dengan sebuah ujian, dengan sebuah tangisan dan sengan sebuah goresan kita juga dapat merasakan bahagia itu,,,!!!

Bahagia tuh bisa datang dari mana saja.....

dari hal-hal yang kecil pun kita dapat merasakan bahagia...
mulai dari menghirup udara segar, menikmati lagu, berjibaku dengan tugas-tugas, bersimpuh dengan suatu masalah, bahkan sakit pun bisa di katakan bahagia...!!!

terus.... Dari mana bisa di katakan bahagia...???
cobalah kita sejenak memejamkan mata dan berusaha mensyukuri semua yang di anugrahkan Allah kepada kita.
kita mampu menghirup udara segar sedang orang di sekitar kita ada yang sangat membutuhkan oksigen karena sakit yang di deritanya.
kita sedang sakit, namun ada orang yang lebih parah dari sakit yang kita derita.
tidakkah kita bisa bersyukur dengan semua itu..??? bukan berarti kita berbahagia di atas penderitaan orang lain..!!! sama sekali bukan...!!! tapi tepatnya kita bisa bersyukur dengan itu semua...!!!


Aku sangat bahagia ketika temanku berbagi kisah denganku. ketika saya berusaha mencarikan solusi buat masalahnya serta sangat bahagia ketika telah mendapatkan sebuah ide untuk temanku yang kebingungan. 


betapa akan terasa Bahagia itu ketika kita pandai-pandai bersyukur. sekali lagi, pandai-pandai bersyukur. 
Bahagia itu tidak selamanya mesti MEWAH...!!! Bahagia itu sederhana kok...!! jalan-jalan ke kampus ketika malam hari, membuat teman tertawa dengan sebuah lelucon, melihat anak-anak berebutan kelereng. semua hal itu sangat istimewa dengan bersyukur....!!!


ingat.... Bahagia itu tak perlu dengan Uang... Uang... dan Uang...!!!!
"Bahagia itu Sangat Sederhana"....!!!















Kegelapan...??? Why Not.....!!!

Saat di mana bintang-bintang terlihat lebih bersinar. saat di mana suara jangkrik lebih terdengar. Saat di mana semua amukan  lebih jelas. dan di saat fikiran mulai kembali terRefresh. Aku tercengang menyaksikan suatu kejadian yang jarang terlihat ini. 


waktu itu, lampu kotaku mengalami pemadaman.....!!! entah apa yang membuat pemadaman ini mengorbankan keceriaan kotaku. kota yang selama ini di terangi oleh gemerlap lampu-lampu, serta gedung-gedung yang tidak terlalu menjulang tapi indah. sekarang, malah berubah tak lebih sebuah hutan. orang-orang pada mulai menutup rumah mereka masing-masing, menggelantungkan kelambu mereka, dan kemudian menarik selimut mereka. 


sebenarnya, aku juga ingin seperti mereka. mengistirahatkan mataku yang dari pagi tak terpejamkan. serta menikmati indahnya berlabuh di dunia mimpi. namun, karena tugas yang mesti terkumpul besok, membuatku terpaksa menunggu normalnya kembali listrik. bukan karena apa... Handphone kesayanganku sudah dari tadi  tergeletak tak berdaya. Laptopku juga tak berdaya tanpa aliran listrik. sungguh malang nasibku di malam itu.


ku terpaku sangat lama di teras rumahku. di temani sebuah buku yang tak dapat terlihat karena kegelapan yang melandanya. lama ku duduk di atas kursi tua yang ada di terasku itu. entah sudah berapa kali aku menggonta-ganti gaya dudukku. aku pun bosan dengan semua itu. 


akhirnya ku putuskan untuk keluar ke pinggir jalan depan rumahku dan berusaha bertahan dengan kemungkinan yang ada. "hmmm.. tidak terlalu buruk fikirku."


berada di luar bersama dengan hembusan angin yang agak dingin seolah-olah membuat semuanya sejuk. di tambah lagi tak ada seorang pun yang ada di sini. aku sendiri....!!!


tunggu.... tunggu.... aku merasakan ketenangan berada di bawah kegelapan ini. semuanya jadi nyaman dan tentram. aku dapat melihat lebih jelas kilauan-kilauan bintang yang terbang di angkasa. dan bulan pun tak mau kalah dengan itu semua. seolah bulan ingin berbicara bahwa kalau tak ada dia mana mungkin bintang-bintang itu bersinar. aku sempat tercengang untuk keuda kalinya. namun, kali ini bukan karena keheningan. tapi, karena kenyamanan suasana kegelapan ini. 


tak kusangka, kegelapan yang tak pernah di sambut oleh siapapun, kini mejadi momok menggembirakan buatku. membuat hatiku tenang layaknya danau yang dalam. membuat fikiranku melayang ke angkasa. serta membuat tanganku seolah-olah ingin menggapai bintang-bintang itu. 


indahnya kegelapan malam ini...........!!!
satu hal lagi yang membuatku tak memejamkan mata mengagumi ketenangannya, Kegelapan. terdapat sebuah ketenangan di balik kegelapan itu. tersirat sebuah ma'na yang mendalam di dalam kegelapan itu. cobalah, sejenak kita merasakan sesuatu yang lain dari kegelapan itu. sekali-kali menikmati sejuknya kegelapan.....!!! kita akan merasakan ketenangan yang sesungguhnya dari kegelapan itu...!!!


KEGELAPAN.....!!!
kebanyakan orang menganggapnya sesuatu yang nihil.....!!! namun, menurutku...!!! 

Kegelapan merupakan teman terbaik untuk di jadikan penyejuk hati ketika kita merasakan kesedihan...!!!
Kegelapan... akan ku tunggu kau datang kembali menemaniku.........!!!!

Hujanku, juga Hujanmu....!!!!



Hujan…..!!!!
Tak selamanya menghasilkan keributan. Tak seharusnya menghasilkan kerugian. Dan tak semestinya kita lewatkan begitu saja.
Dua bulan terakhir, hari-hariku di temani oleh guyuran terik matahari yang sangat melelehkan  kulit. Seolah-olah mentari ketika itu baru saja lepas dari kurungan dan mengeluarkan seluruh energinya ke bumi ini. Sangat panas…!!!
Dua bulan yang lalu juga, aku masih ingat bagaimana seribu titik air membasahi "seng" rumahku yang menghasilkan keributan yang berisik. Jalanan di luar sudah tergenang oleh air, tanaman-tanaman jadi sangat basah serta ayam-ayam tak lagi mempu mengeluarkan suara merdunya akibat kedinginan yang melandanya. Orang-orang tua di sini rata-rata mengeluh dengan keadaan ini. Namun, tak sedikit anak-anak malah berhamburan keluar menikmati guyuran air hujan itu. Para orang tua mengeluh tak lain karena akan menyendat pekerjaan mereka yang membutuhkan sinar matahari. Sedangkan anak-anak yahhh… bahagia karena mereka merasa akan ada hal yang lebih seru di balik hujan ini. Dan aku sependapat dengan anak-anak itu.
Pada suatu sore ketika perjalanan pulang dari kampus. Langit Makassar mendung.